Selasa, 13 Oktober 2020

 *Satkorcab Banser Jombang Kompak, Gotong royong Rehab Rumah Kolil Penerima Program Bedah Rumah Baznas Jatim* 


Meski sesuai aturan program bedah rumah Sahabat Kolil, anggota Banser Perak Desa Plosogenuk Dusun Ngaren RW 01 RT 03 kemarin yang diserahterimakan oleh Ketua Baznas Jombang bersama Ketua PC GP Ansor Jombang kemarin .



Kekompakan di tunjukkan dari anggota Banser dengan organisasi masyarakat dalam hal ini Banser mereka nampak kompak menyiapkan adukan berbagai bahan material yang akan digunakan untuk plesterisasi rumah tidak layak huni(RTLH) milik Kolil, sesama anggota banser yang hari ini (Rabu/14/10/20) mulai direhab.



Kolil sebagai anggota Banser merasa bangga, bahwa teman-temannya di Banser bersama- sama berbaur dengan anggota masyarakat untuk satukan tekad merehab rumahnya ," ungkapnya. Dengan adanya program rehab rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni menjadi kebahagian tersendiri bagi Kolil yang sebentar lagi mempunyai rumah yang sehat.



Perwakilan Kasatkorcab GP Ansor Jombang yang hadir dilokasi Mulyo Utomo menyampaikan bahwa ada sekitar 32 orang anggota banser yang ikut kerja bakti. Kerja bakti tersebut merupakan salah satu upaya untuk membantu meringankan beban warga di wilayah binaan. “Ini adalah wujud kepedulian Satkorcab Banser XII-06 Jombang terhadap anggotanya di wilayah kecamatan Perak,“ katanya.



Saat dikonfirmasi Kasatkorcab Banser PC GP Ansor jombang, Subandi Mashuda membenarkan kegiatan tersebut. Pihaknya berharap aksi kepedulian sahabat-sahabat Banser bisa menjadi bukti bahwa setiap anggota Banser saling peduli satu sama lain. Dalam berkhidmat anggota banser tidak ada kata apapun akan terucap selain kata siap, tukasnya menutup pemaparan.



Turut hadir di lokasi Ketua PAC GP Ansor Perak Tufail Affan sebagai pengawas kegiatan rehab rumah ini sehingga tepat sasaran.

Selasa, 06 Oktober 2020

*TIGA MACAM KADER IPNU*


Rabu (23/9/2020) Alhamdulillah ketemu Ketua PP IPNU 2003-2006, Rekan Mujtahidur Rido (Gus Edo). 


Beliau mengingatkan tiga macam kader IPNU seperti yang disampaikan KH Hasyim Muzadi, ketua umum PBNU 1999-2010.


Pertama, kader pendidikan. Ini model kader IPNU yang semangat terus menempuh pendidikan. S1, S2, S3 hingga profesor. "Bahkan lebih dari profesor," katanya bersemangat.


Untuk inilah IPNU terus menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi agar kadernya bisa kuliah. Pada 2006 ketika saya jadi ketua PC IPNU Jombang, Alhamdulillah bisa menjalin kerjasama dengan Undar sehingga kader IPNU IPPNU bisa kuliah dengan hanya bayar Rp 250rb per semester. Anggota yang semula tidak mimpi kuliah, akhirnya bisa kuliah.


Alhamdulillah sekarang ini kerjasama terus berlanjut. Bahkan kampus yang digandeng bertambah. Unwaha, IAIBAFA, STAI ATTAHZIB, dll.


Ini semata demi mengantarkan agar kader IPNU bisa menjadi kader pendidikan.


Makanya anak yang tidak sekolah/kuliah tetap boleh gabung IPNU IPPNU. Agar bisa difasilitasi kuliah. Saya sedih dengar ada yang bilang; kalau sudah tidak sekolah tidak boleh jadi pengurus Ranting IPNU IPPNU. Ngetok-ngetokno kalau tidak pernah berproses di IPNU IPPNU.


Kedua, kader tauhid. "IPNU harus bisa memfasilitasi kader nya agar bisa berproses menjadi kiai," kata Gus Edo.


Almarhum KH Ishak Latif Tebuireng pas ngaji kilatan Ramadan pernah dawuh. Ngaji kilatan dengan sistem bandongan (kiai membaca, santri maknani), itu tujuannya hanya agar santri seneng ngaji. Bukan untuk mencetak kiai.


Kalau untuk mencetak kiai, ngaji nya sorogan. Santri yang membaca di depan kiai. Kiai nya tinggal ngoreksi.


Gus Idris Jamal Tambakberas pernah cerita, beberapa tahun setelah mondok di Lirboyo. Beliau pernah ditimbali Kiai Jamal. Disuruh membaca kitab di depan beliau. "Membaca kitab di depan Abah, jenengan bayangno. Opo ndak kemringet," kata Gus Idris. Tapi memang seperti itulah cara mengkader agar jadi kiai.


Makanya di IPNU IPPNU, banyak kegiatan yang menuntut kader berani tampil. Seperti latihan khitobah/pidato.


Contoh yang paling bagus di Ranting IPNU IPPNU Tambakberas. Tiap bulan ada kegiatan Corp Dakwah. Tiap pertemuan, ada dua kader IPNU dan dua kader IPPNU yang tampil menyampaikan pidato.


Inilah sebabnya banyak ketua cabang IPNU IPPNU yang lahir dari Tambakberas. Karena mereka sudah terampil bicara di depan umum. 


Kalau ranting lain tidak mengadakan program seperti Corp Dakwah itu, pasti sulit menyaingi kader-kader Ranting Tambakberas. Sampai kapanpun ketua PAC Jombang Kota dan Ketua PC akan didominasi Tambakberas.


Saya dari Pulorejo, Ngoro bisa jadi ketua PC karena sejak Mts hingga Aliyah ngaji sorogan kitab kuning makna Jawi kepada almarhum Kiai Sahlan Katerban, Pulorejo. Selama mondok di Pesantren Luhur Malang, tiap Subuh ada program khitobah.


 Satu santri putra dan satu santri putri menyampaikan pidato sesuai tema yang telah ditentukan kiai. Kemudian dikomentari oleh pengasuh. 


Ketiga kader Aswaja. "Ini kader struktural. Dari IPNU ke Ansor kemudian ke NU," kata Gus Edo.


Kader seperti ini harus menguasai manajemen, administrasi dan tetep perlu kemampuan berbicara di depan umum.


Makanya spirit Berjuang, Belajar dan Bertakwa harus terus digelorakan.


Sebab hanya dengan terus belajar, berjuang dan bertakwa, anggota bisa menjadi kader pendidikan, tauhid maupun aswaja..

Jumat, 16 September 2016

PR Pulosari sosialisasikan ipnu ippnu sampai ke ranting

Jumat 16 september 2016 Pimpinan Ranting pulosari mengadakan kegiatan runtinitas tiap minggu yakni dibaiyah ke musholla musholla yang ada di desa pulosari, tapi ada yang beda pada acara kali ini karena dalam rangkaian acara ini juga sekaligus pengenalan ipnu ippnu ke dusun dusun  
rangkaian acara tersebut dimulai dengan pembacaan ayat suci alqur’an, menyanyikan mars ipnu ippnu, kemudian dilanjut acara pembacaan maulid di
ba, sambutan sambutan  dan diakhiri dengan sosialisasi ipnu ippnu.

acara tersebut dihadiri oleh para pelajar yang ada di dusun sumbermulyo desa pulosari, selain itu yang hadir juga termasuk bapak mustain ketua ranting NU pulosari dan juga pengurus PAC IPNU IPPNU Bareng.

Menurut rekan natan yang juga menjabat sebagai ketua ipnu ranting pulosari Acara tersebut bertujuan agar ipnu ippnu terkenal sampai pada dusun dusun karena selama ini ipnu ippnu hanya sampai pada tataran ranting sedangkan tingkat anak ranting belum ada.

Sosialisasi
Sedangkan menurut rekan halim yang juga menjadi pengurus PAC IPNU Bareng menambahkan Mengenalkan ipnu ippnu sampai ke akarnya sangat penting, dan harapan kami kedepan ipnu ippnu nantinya mampu mendirikan anak ranting anak ranting, sehingga ipnu ippnu yang ada dikecamatan bareng khususnya mampu dikenal semua orang dan menjadi suatu organisasi yang kokoh, dan harapan kedepan pendirian anak ranting bisa menjadi contoh untuk ranting ranting yang ada di kabupaten jombang.(muiz/red)

Sabtu, 27 Agustus 2016

Sambutan Redaksi

Assalamualaikum Wr.Wb

Salam hangat rekan-rekanita hebat.
Bagaimana kabar IPNU IPPNU hari ini? Semoga tetap dan akan selalau Berjuang Belajar dan Bertakwa.
Rekan rekanita hebat,
Kami sangat prihatin sekali melihat dunia jurnalistik yang (sepertinya) hampir saja tak terjamah. Banyak sekali orang - orang hebat, kegiatan - kegiatan dahsyat tak mampu terrekam oleh jejak sang jurnalis. Bahkan jurnalis - jurnalis handal hanya bisa kita temui dalam hitungan jari. Yaa, banyak sekali orang-orang enggan menulis, mereka beranggapan bahwa mereka tidak pandai menulis. Mereka merasa tak bisa menyusun diksi dengan tepat sesuai kaidah yang diinginkan pembaca. Padahal kami yakin, setiap orang dilahirkan untuk bisa menulis skenario hidupnya sendiri. Setiap apa yang orang-orang pikirkan bisa menjadi tulisan indah penuh kejutan. Ah entahlah, mungkin ini hanya "pemikiran sampah" yang tak kan kalian hiraukan. Tapi yang jelas itulah sebabnya kenapa kami memilih untuk membuat blog produktif ini dan sengaja membuat rekan-rekanita terjebak dalam indahnya dunia jurnalistik
.
Blog ini kami dedikasikan untuk rekan-rekanita hebat PAC IPNU IPPNU BARENG sebagai wadah untuk bisa menulis dan sharing berbagai macam ilmu, jurnal, artikel dan agenda IPNU IPPNU lainnya.
Kami hanya bisa berharap, semoga apa yang menjadi cita-cita negara untuk terus mencerdaskan anak bangsa bisa terlahir atas segala inspirasi dalam blog ini.
Salam B3